Merdeka.com

Tempat-Tempat Wisata Sejarah dan Budaya di Malang

Posted on

Indonesia memang terkenal akan ragam sejarah dan budayanya, termasuk di Malang juga terdapat beberapa sejarah dan budaya yang menarik. Tempat-tempat bersejarah di Malang dapat anda kunjungi untuk berwisata, khususnya bagi anda yang tertarik dengan sejarah dan budaya di Malang, tapi bisa juga sebagai pilihan tempat wisata yang hemat.

Berikut ini adalah Tempat-Tempat Wisata Sejarah dan Budaya di Malang.

Candi Jago

Wikipedia

Candi ini sering juga disebut Candi Tumpang karena letaknya di Desa Tumpang. Penduduk setempat menyebutnya Cungkup. Candi ini diberi nama Candi Jago diambil dari Jajaghu yang artinya keagungan. Terdapat banyak panel-panel relif yang dipahat dengan rapi dari kaki sampai dinding ruangan paling atas.

Candi Jago berkaitan erat dengan kematian Sri Jaya Wisnuwardhana sehingga ragam hiasan dalam Candi ini mengandung cerita tentang pelepasan kepergian. Seperti agama  yang dianut Sri Jaya Wisnuwardhana, relief Candi ini pun mengandung unsur Hindu dan Buddha.

Alamat: Jl. Wisnuwardhana, Ronggowuni, Tumpang, Malang.

Candi Singosari

Tribun Jatim

Candi Singosari juga kerap dipanggil Candi Cungkup atau Candi Menara karena candi ini merupakan candi yang tinggi pada masanya. Candi Singasari merupakan candi dengan unsur Hindu Buddha yang merupakan peninggalan dari Kerajaan Singosari. Hal yang unik dari Candi Singosari adalah Candi ini memiliki dua tingkatan bangunan, selain itu hiasan luar Candi ini memiliki struktur yang tidak rata, berbeda dengan candi-candi pada umumnya yang memiliki struktur rata.

Alamat: Jl. Kertanegara No.148, Candirenggo, Singosari, Malang, Jawa Timur 65153

Candi Jawar Ombo

Merdeka.com

Candi Jawar Ombo merupakan candi peninggalan masa Hindu Buddha, ditemukan oleh penduduk setempat pada tahun 1983 dalam kondisi terpendam di dalam tanah. Di bagian lantai candi ada empat umpak batu yang masing-masing memiliki lubang pada bagian tengahnya. Bentuk kaki candi berupa pelipit setengah lingkaran dan segi empat, serta keempat sisinya dihiasi oleh relief-relief yang berbentuk teratai dan tapak dara.

Alamat: Area Sawah/Kebun, Argoyuwono, Ampelgading, Malang

Petirtaan Watu gede

Tribunnews.com

Petirtaan Watu gede adalah pemadian kuno yang dinding-dinding kolamnya terbuat dari batu-batu kuno yang berukuran besar. Konon dulu pemandian ini adalah tempat yang digunkan oleh raja Singosari dan putra-putrinya untuk mandi. Yang unik adalah pemadian ini memiliki air yang jernih yang keluar langsung dari mulut pemandian tersebut tiada henti.

Alamat: Jalan Watu Gede No. 12, Watugede, Singosari, Gondorejo Krajan, Tamanharjo, Singosari, Malang

Padepokan Seni Mangun Dharmo

bukitsan.blogspot.com

Dibangun pada 1989 oleh seniman-seniman tumpang serta arsitek M. Sholeh Adi Pramono, Padepokan ini didirikan dengan tujuan untuk melestarikan kebudayaan khas Malang. Padepokan ini juga mengembangkan seni topeng Malangan, serta mengadakan pertunjukan seni dan memberikan pelatihan menari bagi masyarakat luas.

Alamat: Jl. Raya Mangun Darmo 08 RT 28 RW 03 Dukuh Kemulan, 65156, Krajan, Tulusbesar, Tumpang, Malang

Padepokan Seni Asmoro Bangun

lirikmalang.wordpress.com

Padepokan ini juga menjadi pusat seni topeng Malangan. Didirikan oleh Mbah Karimun yang kini dikelola oleh penerusnya yatu Pak Handoyo bersama istrinya Saini. Selain sebagai tempat pembuatan topeng yang digunakan untuk pertunjukan, padepokan ini juga menjual topeng kepada pengunjung. Tempat ini cukup sering dikunjungi wisatawan karena bekerjasama dengan biro perjalanan wisata dengan mengadakan paket wisata menonton tarian dan belajar cara membuat topeng.

Alamat: Jalan Prajurit Slamet, Karangpandan, Pakisaji, Kedungmonggo, Karangpandan, Pakisaji, Malang

Nah itulah tempat-tempat sejarah dan budaya di Malang yang dapat anda kunjungi untuk mempelajari sejarah dan budaya Malang serta sebagai destinasi wisata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *