sumber: batok.co

“Geblek” Makanan Tradisional Khas Kulon Progo

Posted on

Bukan hanya wisata alam yang menjadi tujuan wisatawan untuk pergi ke Kulon Progo, tetapi jajanan daerah juga menjadi tujuan wisatawan.

Geblek adalah makanan/jajanan khas Kulon Progo yang sudah menjadi ikon Kulon Progo itu sendiri. Makanan ini terbuat dari pati tradisional yang memilik bentuk angka delapan serta memiliki tekstur yang kering di bagian luar dan kenyal saat digigit.

Geblek bisa dibilang mirip seperti cireng, membedakannya adalah bentuk dan rasa yang mereka miliki. Geblek berbentuk angka delapan dan memiliki rasa asam asli saat digoreng sedangkan cireng memiliki banyak varian rasa seperti balada, pedas, gurih, dll. Meskipun Geblek juga sebenarnya dapat diolah dengan beberapa rasa.

sumber: tuguwisata.com

Menemukan penjual Geblek di kabupaten Kulon Progo tidaklah sulit, karena ada banyak penjual makanan di sini, terutama di Wates. Anda dapat membeli jajanan ini di pasar tradisional Kasihan, Kulon Progo dengan harga terjangkau.

Pengolahan Geblek

Geblek itu sendiri terbuat dari tepung tapioka atau pati ditambah dengan bawang putih dan bumbu khusus.

Untuk mengolah tepung tapioka menjad Geblek cukup sederhana. Yang harus dilakukan pertama kali adalah dengan mengukus adonan tepung tapioka yang sudah basah, tapi tidak sampai matang. Pengukusan dilakukan untuk menghasilkan tepung tapioka yang padat untuk memudahkannya dipelintir ataupun digilas. Sambil mengilas adonan diberi garam. Kemudian, adonan yang sudah digilas dan diberi garam ini dikukus lagi sekitar 10 menit, lalu ditirskan sejenak.

Setelah itu, baru dibumbui. Bumbu yang digunkan biasanya bawang putih yang sudah dilumatkan, namun bisa ditambah bumbu lainnya. Hingga tahap ini, Geblek mentah sudah tercipta dan tinggal digoreng, namun untuk mempercantik tampilan bisa dibentuk bulat-bulat lalau menggandengkan masing-masing bulatan tersebut hingga membentuk angka delapan seperti ciri khas Geblek Kulon Progo.

sumber: carimasakankhas.blogspot.com

Geblek lebih mantap dimakan ketika panas, jika dingin, rasa dan elastisitas Geblek akan berkurang. Geblek juga sangat tahan lama jika Anda membawanya dalam keadaan mentah/basah atau belum digoreng. Geblek ini dapat bertahan sekitar 3 hingga 4 hari, meskipun bahan-bahan di Geblek tidak mengandung bahan pengawet.

Selain dijual digoreng  atau siap dikonsumsi, Geblek juga dapat dibeli dalam keadaan yang masih mental, sehingga Anda yang sedang bepergian atau sedang berlibur, dapat membawa pulang Geblek sebagai oleh-oleh untuk keluarga tercinta.

Harga Geblek

Untuk harga Geblek, pasarnya cukup murah yaitu Rp. 5.000, Anda sudah bisa memiliki 1 Bungkus Geblek. Geblek Kulon Progo diberi label dengan harga yang cukup murah, meskipun bervariasi dan tidak sama di setiap tempat. Di tempat Pak Yanto, misalnya, Anda dapat membeli Geblek dengan harga per bungkus, untuk 1 bungkusnya memiliki harga Rp 5.000. Selain harga per bungkus, Anda juga bisa membawa pulang Geblek mentah/basah eceran. Geblek basah sangat murah, hanya Rp 200. Anda dapat membeli Geblek sesuai dengan jumlah yang Anda inginkan. Geblek basah yang siap untuk digoreng sangat cocok untuk digunakan sebagai oleh-oleh karena dapat bertahan sekitar 3-4 hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *