7 Tempat Wisata Bernuansa Sejarah di Solo

Posted on

Solo juga dikenal sebagai daerah Tujuan Wisata Menarik di Jawa Tengah. Mereka yang biasanya berlibur ke Yogyakarta akan singgah di kota Solo begitupun sebaliknya. Tempat Wisata Bernuansa Sejarah di Solo antara lain Keraton Surakarta, Candi Mangkunegaran, Benteng Vastenburg, Taman Sriwedari, Museum Keris Nusantara, dan lain-lain.

Untuk lebih lengkapnya, simak ulasannya berikut…

1. Candi Mangkunegaran

(sumber: travel.tribunnews.com)

Tempat wisata bernuansa sejarah di Solo pertama adalah Candi Mangkunegaran. Tempat ini adalah istana resmi Kadipaten Mangkunegaran dan tempat tinggal para penguasanya. Istana ini dibangun pada 1757 oleh Mangkunegara I mengikuti model istana.

Di tempat ini Anda pasti akan terkejut dengan keindahan peninggalan Jawa yang asli. Candi yang terletak di Kecamatan Keprabon, Kabupaten Banjarsari, Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah, selain menjadi tempat wisata yang menarik di Kota Solo, juga merupakan tempat tinggal Sri Paduka Mangkunagara.

2. Keraton Surakarta Hadiningrat

(sumber: ksmtour.com)

Tempat bersejarah lainnya yang bisa Anda kunjungi adalah Keraton Surakarta Hadiningrat. Keraton ini didirikan oleh Susuhunan Pakubuwana II pada tahun 1744 sebagai pengganti reruntuhan istana karena guncangan gempa tahun 1743.

Sebagai daya tarik wisata utama kota Solo, sebagian besar kompleks istana adalah museum yang menampung berbagai koleksi bersejarah, termasuk berbagai hadiah dari raja-raja Eropa, peninggalan Kerar dan peninggalan Gamelan. Di Keratom Surakarta Hadiningrat Anda juga dapat menikmati salah satu arsitektur tradisional Jawa terbaik di Indonesia.

3. Museum Radya Pustaka

(sumber: solo.tribunnews.com)

Museum Radya Pustaka adalah museum yang didirikan pada masa pemerintahan Pakubuwono IX ini memiliki koleksi berbagai jenis patung, peninggalan tradisional, wayang kulit dan buku kono.

Di sampul museum ini Anda dapat melihat patung R. Ng. Rangga Warsita, penyair Istana Surakarta yang terkenal pada abad ke-19. Kemudian, di lobi museum, Anda juga dapat menemukan beberapa meriam dengan roda era VOC dan patung-patung Hindu dan Budha.

4. Benteng Vastenburg

(sumber: tribunnews.com)

Tujuan wisata bersejarah lainnya di Solo adalah Benteng Vastenburg. Benteng dengan luas sekitar 40.000 meter persegi ini terletak di wilayah Gladak, Surakarta. Benteng Vastenburg dibangun pada 1745 atas perintah Gubernur Jenderal Baron Van Imhoff, umumnya sama dengan bentuk benteng peninggalan Belanda di tempat lain.

5. Museum Batik Danar Hadi

(sumber: houseofdanarhadi.co.id)

Liburan di kota Solo tidak lengkap jika Anda belum mengunjungi tempat wisata menarik ini di Solo. Museum Batik Danar Hadi, yang terletak di Jalan Slamet Riyadi, Solo. Museum yang didirikan pada tahun 1967 ini menawarkan banyak koleksi batik terbaik dari berbagai daerah, seperti batik asli istana, batik asli Cina, batik Jawa Hokokai, batik pesisir, batik Sumatra dan berbagai jenis lainnya. batik Museum ini memiliki koleksi 1000 potong kain batik dan telah diakui oleh MURI sebagai museum dengan koleksi batik terbanyak di Indonesia.

Selain bisa melihat koleksi berbagai jenis batik dan mendapatkan pengalaman dalam membatik, Anda juga bisa menikmati arsitektur bangunan museum khas Jawa yang indah.

6. Taman Sriwedari

(sumber: budayajawa.id)

Taman Sriwedari adalah salah satu tempat yang merupakan pusat pengembangan seni dan budaya di kota Solo. Taman yang dibangun oleh Pakubuwono X ini awalnya merupakan tempat rekreasi dan istirahat bagi keluarga kerajaan.

Taman yang terletak di Jalan Slamet Riyadi No. 275, Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah ini, ada beberapa tempat yang biasa dijadikan tempat pertunjukan seni. Selain itu, di Taman Sriwedari ada juga beberapa jenis kios yang menjual lukisan, boneka, dll.

7. Museum Keris Nusantara

(sumber: idntimes.com)

Museum Keris Nusantara adalah objek wisata bersejarah terakhir di Solo, yang dapat Anda kunjungi selama liburan di kota ini. Museum ini terletak di Jalan Bhayangkara, Sriwedari. Laweyan, Surakarta, telah menyimpan sekitar 400 keris dan beberapa senjata tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *