JejakPiknik.com

5 Wisata Sejarah Menarik di Yogyakarta

Posted on

Selain kota Budaya, Yogyakarta bisa juga disebut kota sejarah karena tempat ini memiliki banyak kawasan-kawasan yang terdapat nilai sejarah tinggi yang berhubungan dengan budaya sekitar. Wisata sejarah di Jogja selain sebagai wisata edukasi juga terdapat hal-hal menarik yang dapat dilihat dan ditemukan. Bagi mereka yang tertarik dengan sejarah dan budaya yang ada di Jogja, wajib datang ke tempat-tempat berikut.

1. Benteng Vredeburg

id.wikipedia.org

Objek wisata ini cukup terkenal di Yogyakarta karena letaknya yang ada di pusat kota Jogja dan berdekatan dengan Malioboro.

Seperti namanya, benteng Vredeburg adalah benteng peninggalan Belanda. Ada banyak hal-hal menarik dalam benteng ini. Benteng ini dulunya merupakan markas VOC. Awal mula pembentukan benteng ini adalah untuk mengintimidasi dan mematai-matai keraton dari dekat.

Benteng ini juga pernah menjadi markas penting dari Tentara Keamanan Rakyat (TKR), namun saat agresi militer Belanda II, Belanda sempat merebut kembali. Hingga akhirnya Belanda mengalami kekalahan dan benteng ini dikuasai ABRI. Benteng Vredeburg tidak boleh dianggap remeh karena benteng ini memiliki sejarah yang tinggi. Anda dapat melihat diorama dan barang-barang peninggalan dalam museum ini.

2. Museum Monumen Jogja Kembali

JejakPiknik.com

Museum Monumen adalah salah satu destinasi tempat wisata sejarah yang cukup tekenal di Sleman. Museum yang satu ini tak hanya terkenal sebagai salah satu tujuan wisata sejarah di Jogja saja, namun lokasi ini juga terkenal sebagai salah satu spot foto di jogja yang cukup terkenal. Tempat ini dibangun sejak 29 juni 1985, monumen ini dibangun sebagai peringatan keberhasilan perebutan Jogja dari tangan penjajah pada waktu itu.

Monumen ini diresmikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII. Pemilihan tanggal peresmian tersebut bukan tanpa maksud yang berarti. Pada tanggal tersebut di tahun 1949, pasukan Belanda ditarik secara keseluruhan dari Jogja. Sehingga menandakan Jogja berhasil direbut kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi. Bangunan ini sendiri terdiri dari 3 lantai yang memiliki fungsi berbeda-beda.

Pada lantai-lantai tersebut kita bisa melihat barang-barang peninggalan para pejuang waktu itu yang masih tersimpan rapi. Selain itu, saat akan memasuki museum ini, anda akan melihat jajaran 442 nama yang dipahat dengan rapi. Nama-nama tersebut adalah nama para pejuang yang gugur pada 19 Desember 1948 hingga 29 Juni 1949.
Museum ini wajib anda kunjungi, karena banyak hal-hal menarik yang dapat anda temukan

3. Museum Perjuangan Yogyakarta

Cirebon Radio

Tempat ini merupakan destinasi yang cukup menarik dikunjungi. Musemu yang dibangun pada 1959, mengandung banyak sejarah penting di dalamnya.

Jika kita memasuki bangunan yang satu ini maka, kita bisa melihat beragam koleksi yang memiliki nilai sejarah tinggi. Beragam benda-benda paadda masa perjuangan tersimpan di musemum ini. Mungkin tak banyak yang mengetahuinya, bahwa nama awal dari museum yang satu ini bukanlah Museum Perjuangan Yogyakarta.

Kawasan ini tentunya akan menjadi sebuah destinasi wisata yang cukup menarik bagi kita. Selain melihat benda dan hal-hal menarik, kita juga akan lebih mengetahui akan perjuangan kemerdekaan.

4. Kotagede

Tribun Travel

Kotagede terdapat banyak sejarah penting dan menarik, termsuk lahirnya kerajaan Isalam Mataram.
Tempat ini dinamakan Kotagede karena kawasan ini adalah desa kecil yang ditinggalkan masyarakatnya dan berubah menjadi hutan. Lalu oleh Ki Gede Pemanahan kawasan ini dibangun dan menjadi semakin ramai hingga dijuluki Kotagede.

Jika anda berkunjung ke tempat ini, anda akan melihat bangunan-bangunan kuno yang berusia ratusan tahun dan kebudayaan mataram

5. Gedung Agung Yogyakarta

BALIPOST.com

Dulunya gedung ini adalah istana negara pada saat Yogyakarta masih menjadi ibu kota Negara Indonesi dan berubah menjadi istana kepresidenan. Istana negara Jogja dikenal juga dengan nama Gedung Agung.

Tempat ini berlokasi di Jl. Ahmad Yani atau di Malioboro, Yogyakarta. Tempat ini berada tepat di pusat Kota Yogyakarta dengan luas 43,585m2.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *